Ni Kadek Sudi Wahyuni Dewi, Ni Kadek (2025) Faktor Penyebab Keterlambatan Penyediaan Rekam Medis Pasien Poliklinik Pada Proses Admisi Di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar. Diploma thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA BALI.
ABSTRAK NI KADEK SUDI WAHYUNI DEWI_244630031.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (77kB)
Abstract
ABSTRAK
FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PENYEDIAAN REKAM
MEDIS PASIEN POLIKLINIK PADA PROSES ADMISI DI RSUP PROF.
DR. I.G.N.G. NGOERAH DENPASAR
Ni Kadek Sudi Wahyuni Dewi, Ika Setya Purwanti, A.A Gde Oka Widana
Program Diploma Tiga Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
STIKES Wira Medika Bali
Penyediaan rekam medis tepat waktu merupakan indikator mutu rekam
medis. Keterlambatan penyediaan rekam medis menjadi isu yang harus segera
diperbaiki oleh fasilitas pelayanan kesehatan tidak terkecuali untuk RSUP Prof. Dr.
I.G.N.G. Ngoerah Denpasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor – faktor yang mempengaruhi keterlambatan penyediaan rekam medis pasien
poliklinik pada proses admisi berdasarkan teori Lawrence Green yang meliputi
predisposing factor (pengetahuan dan sikap), enabling factor (sarana dan
prasarana) dan reinforcing factor (pelatihan dan SOP). Penelitian ini menjelaskan
secara kualitatif dengan metode deskriptif dengan melihat dan mendokumentasikan
hasil wawancara. Hasil penelitian memperlihatkan ketidaksiapan pengetahuan dan
sikap petugas admisi dalam menjalankan prosedur pelayanan dimana rata – rata
waktu yang dibutuhkan untuk penyediaan rekam medis pasien admisi adalah 30
menit hingga 1x24 jam, sehingga berdampak pada terhambatnya pengobatan dan
perawatan pasien. Proses penyesuaian petugas poli dan admisi tentang kesesuaian
data manual dan RME memperpanjang waktu penyelesaian admisi pasien.
Permasalahan lainnya adalah dokter dan perawat poliklinik belum melengkapi data
RME sehingga ketersediaan data RME tidak up to date. Ketersediaan sumber daya
berperan penting, sisi predisposing factor berkolerasi dengan enabling factor dari
pembagian tugas dan wewenang sumber daya, dipengaruhi pengetahuan dan sikap
terhadap proses kegiatan (reinforcing factor).
Kesimpulan : petugas belum mengetahui prosedur berikut respon time
penerimaan rekam medis untuk admisi. Selain itu, dari enabling factor ditemukan
belum pernah dilakukan kajian dan evaluasi kerja pada unit admisi. Reinforcing
factor menemukan kebutuhan pelatihan RME dan sosialisasi SOP. Saran untuk
rumah sakit agar memaksimalkan pemanfaatan RME dalam proses admisi pasien,
pelatihan RME dan sosialisasi kebijakan terkait layanan admisi pasien.
Kata kunci : keterlambatan, rekam medis, admisi pasien
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | keterlambatan, rekam medis, admisi pasien |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions (tempat file akan disimpan): | D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan |
| Depositing User: | Unnamed user with username 244630031 |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 02:16 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 02:16 |
| URI: | https://repo.stikeswiramedika.ac.id/id/eprint/162 |
