Search for collections on Repository Wira Medika

Hubungan Pengetahuan dan Pelatihan Petugas Laboratorium dengan Implementasi Manajemen Risiko di Instalasi Laboratorium Klinik RSUD Tabanan

Wolu, Wini Fernandita Mako (2026) Hubungan Pengetahuan dan Pelatihan Petugas Laboratorium dengan Implementasi Manajemen Risiko di Instalasi Laboratorium Klinik RSUD Tabanan. Diploma thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Medika Bali.

[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
ABSTRAK WINI FERNANDITA MAKO WOLU.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (525kB)

Abstract

Manajemen risiko merupakan komponen penting dalam penyelenggaraan pelayanan laboratorium klinik untuk menjamin keselamatan pasien, petugas, serta keakuratan hasil pemeriksaan. Implementasi manajemen risiko yang optimal sangat dipengaruhi oleh faktor sumber daya manusia, khususnya tingkat pengetahuan dan pelatihan petugas laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan pelatihan petugas laboratorium dengan implementasi manajemen risiko di Instalasi Laboratorium Klinik RSUD Tabanan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh petugas laboratorium klinik RSUD Tabanan yang berjumlah 30 orang. Tingkat pengetahuan, pelatihan dan implementasi diukur menggunakan kuesioner dengan jumlah masing-masing 10 butir soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 23 orang (76,7%), tingkat pelatihan cukup sebanyak 17 orang (56,7%), serta tingkat implementasi manajemen risiko tinggi sebanyak 18 orang (60%). Analisis bivariat menggunakan uji Likelihood Ratio dikarenakan terdapat sel expected count < 5 menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan
petugas laboratorium dengan implementasi manajemen risiko (p < 0,05). Selain itu, terdapat pula hubungan yang signifikan antara pelatihan petugas laboratorium
dengan implementasi manajemen risiko (p < 0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan pelatihan petugas laboratorium berperan penting dalam mendukung implementasi manajemen risiko di laboratorium klinik. Hasil
penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen RSUD Tabanan dalam menyusun program pelatihan berkelanjutan guna meningkatkan keselamatan kerja dan mutu pelayanan laboratorium klinik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : pengetahuan, pelatihan, manajemen risiko, petugas laboratorium, laboratorium klinik
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (tempat file akan disimpan): D4 Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Unnamed user with username 243510242
Date Deposited: 09 Apr 2026 06:12
Last Modified: 09 Apr 2026 06:12
URI: https://repo.stikeswiramedika.ac.id/id/eprint/444

Actions (login required)

View Item
View Item