Search for collections on Repository Wira Medika

HUBUNGAN STATUS ANTIBODI DENGUE IgM DAN IgG DENGAN JUMLAH TROMBOSIT PADA PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE DI RSUD SANJIWANI GIANYAR

Pratiwi, Made Mia (2026) HUBUNGAN STATUS ANTIBODI DENGUE IgM DAN IgG DENGAN JUMLAH TROMBOSIT PADA PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE DI RSUD SANJIWANI GIANYAR. Bachelor (S1) thesis, STIKES WIRA MEDIKA BALI.

[thumbnail of Abstrak_HUBUNGAN STATUS ANTIBODI DENGUE IgM DAN IgG DENGAN JUMLAH TROMBOSIT PADA PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE DI RSUD SANJIWANI GIANYAR] Text (Abstrak_HUBUNGAN STATUS ANTIBODI DENGUE IgM DAN IgG DENGAN JUMLAH TROMBOSIT PADA PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE DI RSUD SANJIWANI GIANYAR)
Abstrak Skripsi_Made Mia Pratiwi_D4 TLM.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (234kB)

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan manifestasi utama berupa penurunan jumlah trombosit. Pemeriksaan antibodi dengue IgM dan IgG penting untuk mengetahui fase infeksi serta berpotensi berhubungan dengan perubahan parameter hematologi. Penurunan trombosit pada infeksi dengue dapat dipengaruhi oleh respons imun tubuh terhadap virus dengue. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status antibodi dengue IgM dan IgG dengan jumlah trombosit pada pasien DBD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik cross-sectional, menggunakan data sekunder hasil pemeriksaan laboratorium pasien DBD di RSUD Sanjiwani Gianyar periode Januari–November 2025 dengan jumlah sampel 91 pasien. Data meliputi hasil pemeriksaan antibodi dengue IgM, IgG, dan jumlah trombosit, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan distribusi antibodi dengue yaitu IgM- dan IgG- sebanyak 51 pasien (56%), IgM- dan IgG+ sebanyak 21 pasien (23,1%), IgM+ dan IgG- sebanyak 12 pasien (13,2%), dan IgM+ dan IgG+ sebanyak 7 pasien (7,7%), dengan rata-rata jumlah trombosit sebesar 85,8 ×10³/µL dan sebagian besar pasien mengalami trombositopenia. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan negatif lemah dan signifikan antara IgM dengan jumlah trombosit (r = -0,207; p = 0,049) serta IgG dengan jumlah trombosit (r = -0,223; p = 0,034). Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan respons antibodi cenderung diikuti penurunan jumlah trombosit. Kesimpulannya, terdapat hubungan signifikan dengan arah negatif dan kekuatan lemah antara status antibodi dengue IgM dan IgG dengan jumlah trombosit pada pasien DBD.

Item Type: Thesis (Bachelor (S1))
Uncontrolled Keywords: Demam Berdarah Dengue, IgM, IgG, trombosit
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions (tempat file akan disimpan): D4 Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Made Mia Pratiwi
Date Deposited: 27 Aug 2026 01:02
Last Modified: 27 Aug 2026 01:02
URI: https://repo.stikeswiramedika.ac.id/id/eprint/540

Actions (login required)

View Item
View Item