Search for collections on Repository Wira Medika

Pengaruh Suhu Penyimpanan Terhadap Kadar Ureum Dengan Penundaan 24 Jam di RSUD Kabupaten Buleleng

Krismiari, Luh Cinta (2026) Pengaruh Suhu Penyimpanan Terhadap Kadar Ureum Dengan Penundaan 24 Jam di RSUD Kabupaten Buleleng. Bachelor (S1) thesis, STIKES WIRA MEDIKA BALI.

[thumbnail of Abstrak_Pengaruh Suhu Penyimpanan Terhadap Kadar Ureum Dengan Penundaan 24 Jam di RSUD Kabupaten Buleleng] Text (Abstrak_Pengaruh Suhu Penyimpanan Terhadap Kadar Ureum Dengan Penundaan 24 Jam di RSUD Kabupaten Buleleng)
ABSTRAK_LUH CINTA KRISMIARI.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (216kB)

Abstract

ABSTRAK
Pengaruh Suhu Penyimpanan Terhadap Kadar Ureum Dengan Penundaan
24 Jam Di RSUD Kabupaten Buleleng
Luh Cinta Krismiari1, Ni Luh Gede Puspita Yanti2,
Nyoman Sudarma3
1,2,3 Program Studi Teknologi Laboratorium Medis Program Sarjana Terapan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Medika Bali
Pemeriksaan ureum merupakan salah satu pemeriksaan kimia klinik yang
digunakan untuk menilai fungsi ginjal. Keakuratan hasil pemeriksaan dipengaruhi oleh tahap pra-analitik, salah satunya suhu penyimpanan serum ketika terjadi penundaan pemeriksaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi suhu penyimpanan terhadap kadar ureum serum dengan penundaan pemeriksaan selama 24 jam di Laboratorium Patologi Klinik RSUD Kabupaten Buleleng. Penelitian menggunakan desain true experimental dengan pendekatan posttest-only control group design. Sampel penelitian berjumlah 30 serum pasien poli geriatri yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Setiap sampel dibagi menjadi empat
alikuot, yaitu diperiksa segera (0 jam), disimpan pada suhu ruang (±25–28°C),
kulkas (2–8°C), dan freezer (-20°C) selama 24 jam. Pemeriksaan kadar ureum
dilakukan menggunakan metode enzimatik Urease-UV pada Automatic Chemistry Analyzer. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk dan dilanjutkan dengan uji Friedman karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar ureum sebesar 63,27 mg/dL pada pemeriksaan segera, 63,03 mg/dL pada suhu ruang, 62,42 mg/dL pada suhu kulkas, dan 62,77 mg/dL pada suhu freezer. Uji Friedman menunjukkan nilai Asymp. Sig. = 0,414 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan bermakna kadar ureum serum pada keempat kondisi penyimpanan selama 24 jam. Hasil tersebut menunjukkan bahwa serum tetap stabil pada suhu ruang, kulkas, maupun freezer selama penundaan pemeriksaan 24 jam.

Item Type: Thesis (Bachelor (S1))
Uncontrolled Keywords: Penundaan pemeriksaan, pra-analitik, stabilitas serum, suhu penyimpanan.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (tempat file akan disimpan): D4 Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Luh Cinta Krismiari
Date Deposited: 17 Sep 2026 02:35
Last Modified: 17 Sep 2026 02:35
URI: https://repo.stikeswiramedika.ac.id/id/eprint/654

Actions (login required)

View Item
View Item