Search for collections on Repository Wira Medika

PENGARUH DURASI FIKSASI BUFFER FORMALIN 10% TERHADAP KUALITAS PEWARNAAN HEMATOXYLIN EOSIN PADA JARINGAN TERDUGA KANKER PAYUDARA

Ni Luh Ayu, Meirahyani PENGARUH DURASI FIKSASI BUFFER FORMALIN 10% TERHADAP KUALITAS PEWARNAAN HEMATOXYLIN EOSIN PADA JARINGAN TERDUGA KANKER PAYUDARA. -.

[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
abstrak AYU MEIRAHYANI PDF FIX.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (215kB)

Abstract

Kanker payudara memiliki angka kejadian dan kematian yang tinggi sehingga memerlukan diagnosis histopatologi yang akurat. Fiksasi jaringan merupakan tahap penting dalam pemeriksaan histopatologi karena berperan dalam mempertahankan struktur morfologi sel dan kualitas pewarnaan. Pewarnaan hematoxylin eosin (HE) sebagai metode standar histopatologi sangat dipengaruhi oleh durasi fiksasi jaringan. Kualitas pewarnaan yang optimal diperlukan untuk menunjang diagnosis kanker payudara yang akurat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh durasi fiksasi buffer formalin 10% terhadap kualitas pewarnaan hematoxylin eosin pada jaringan terduga kanker payudara di Instalasi Laboratorium Klinik RSUD Tabanan dengan empat variasi waktu fiksasi yaitu 1 hari, 3 hari, 5 hari dan 7 hari. Desain penelitian eksperimental dengan rancangan One Group Posttest Only Group Design dengan 15 sampel dan 3 kali pengulangan. Kualitas pewarnaan hematoxylin eosin (HE) pada variasi durasi fiksasi buffer formalin 10% menunjukkan perbedaan yang nyata, di mana fiksasi 1 hari hanya menghasilkan skor rata-rata 3 pada parameter inti sel, sitoplasma, dan keseragaman warna, sedangkan fiksasi 3, 5, dan 7 hari menghasilkan skor maksimal 4 pada seluruh parameter, menandakan kualitas pewarnaan yang sangat baik dan stabil. Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan perbedaan bermakna antari kelompok dengan nilai p = 0,000 (α = 0,05), dan analisis lanjutan menggunakan uji Mann Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara fiksasi 1 hari dengan 3, 5, dan 7 hari (p = 0,000), sedangkan tidak terdapat perbedaan bermakna antara durasi 3, 5, dan 7 hari (p = 0,317 dan p = 0,309). Temuan ini mengindikasikan bahwa durasi fiksasi yang optimal untuk memperoleh kualitas pewarnaan HE terbaik berada pada rentang 3 hingga 7 hari

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (tempat file akan disimpan): D4 Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Unnamed user with username 243510254
Date Deposited: 05 Mar 2026 07:38
Last Modified: 05 Mar 2026 07:38
URI: https://repo.stikeswiramedika.ac.id/id/eprint/420

Actions (login required)

View Item
View Item