Search for collections on Repository Wira Medika

HUBUNGAN PERIODE WAKTU DAN JUMLAH KONSUMSI ARAK TERHADAP KADAR SERUM GLUTAMIC PYRUVIC TRANSAMINASE (SGPT) PADA PEROKOK AKTIF

APRIANI, NI LUH PUTU SUCI (2026) HUBUNGAN PERIODE WAKTU DAN JUMLAH KONSUMSI ARAK TERHADAP KADAR SERUM GLUTAMIC PYRUVIC TRANSAMINASE (SGPT) PADA PEROKOK AKTIF. Diploma thesis, STIKES WIRA MEDIKA BALI.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
cover.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (288kB)
[thumbnail of legalitas] Text (legalitas)
legalitas.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (352kB)
[thumbnail of bab 1] Text (bab 1)
bab 1.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (307kB)
[thumbnail of bab 2] Text (bab 2)
bab 2.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (592kB)
[thumbnail of bab 3] Text (bab 3)
bab 3.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (395kB)
[thumbnail of bab 4] Text (bab 4)
bab 4.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (410kB)
[thumbnail of bab 5] Text (bab 5)
5.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (195kB)
[thumbnail of daftar pustaka] Text (daftar pustaka)
daftar pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (298kB)
[thumbnail of lampiran] Text (lampiran)
lampiran.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB)

Abstract

Konsumsi arak dan kebiasaan merokok aktif merupakan faktor risiko gangguan fungsi hati yang dapat dinilai melalui kadar Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT). Peningkatan kadar SGPT sering digunakan sebagai indikator adanya kerusakan sel hati akibat paparan zat toksik, termasuk alkohol dan zat berbahaya dalam rokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan periode waktu dan jumlah konsumsi arak terhadap kadar SGPT pada perokok aktif. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 33 responden di Banjar Dinas Kesimpar Kelod Dulu, Karangasem. Data diperoleh melalui wawancara terstruktur dan pemeriksaan laboratorium untuk mengukur kadar SGPT. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan bivariat menggunakan Uji Korelasi Pearson Product Moment untuk mengetahui hubungan antar variabel.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata lama konsumsi arak adalah 10,64 tahun, rata-rata jumlah konsumsi sebesar 825,79 ml/minggu, dan rata-rata kadar SGPT sebesar 57,15 U/L yang berada di atas rentang normal. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara periode waktu konsumsi arak dengan kadar SGPT (p > 0,05). Namun, ditemukan hubungan yang signifikan antara jumlah konsumsi arak dan kebiasaan merokok dengan peningkatan kadar SGPT (p < 0,05). Peningkatan kadar SGPT pada responden lebih dominan dipengaruhi oleh volume alkohol yang dikonsumsi dan intensitas merokok dibandingkan dengan lamanya konsumsi.Temuan ini menunjukkan bahwa gangguan fungsi hati pada kelompok perokok aktif yang mengonsumsi arak bersifat multifaktorial, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui pengendalian konsumsi alkohol dan kebiasaan merokok serta pemeriksaan fungsi hati secara berkala.

Kata kunci: alkohol, arak, Fungsi hati, merokok, SGPT,

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: alkohol, arak, Fungsi hati, merokok, SGPT,
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions (tempat file akan disimpan): D4 Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Luh Suci Suci
Date Deposited: 10 Sep 2026 05:28
Last Modified: 10 Sep 2026 05:28
URI: https://repo.stikeswiramedika.ac.id/id/eprint/541

Actions (login required)

View Item
View Item