Evrilia, Evrilia (2026) Pengaruh Suhu Penyimpanan Dan Waktu Penundaan Pemeriksaan Sampel Urine Penderita Diabetes Melitus Terhadap Jumlah Bakteri. Diploma thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA BALI.
COVER.docx - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (67kB)
LEGALITAS.docx - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (327kB)
BAB I.docx - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (21kB)
BAB II.docx - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (107kB)
BAB III.docx - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (23kB)
BAB IV.docx - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (187kB)
BAB V.docx - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (9kB)
DAFTAR PUSTAKA.docx - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (21kB)
LAMPIRAN.docx - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (2MB)
Abstract
Laboratorium berperan penting dalam menunjang penegakan diagnosis melalui hasil pemeriksaan yang akurat dan presisi. Salah satu faktor yang memengaruhi mutu hasil pemeriksaan adalah tahap pra-analitik, termasuk suhu penyimpanan dan waktu penundaan pemeriksaan. Pemeriksaan kultur urine harus dilakukan segera karena penundaan menyebabkan peningkatan jumlah bakteri, terutama pada urine penderita Diabetes Melitus yang memiliki kadar glukosa tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu penyimpanan dan waktu penundaan pemeriksaan terhadap jumlah bakteri pada sampel urine penderita Diabetes Melitus. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen sederhana. Sampel penelitian ini yaitu penderita diabetes melitus sebanyak 15 orang yang mengikuti kegiatan prolanis. Penelitian ini menggunakan 3 kelompok perlakuan yaitu pemeriksaan segera (< 30 menit), penundaan 1 jam pada suhu ruang (20-25oC), dan penundaan 1 jam pada suhu refrigerator (2-8oC). Sampel urine dibiakan pada media MacConkey agar dan Blood agar, masing-masing perlakuan diberikan dua kali pengulangan lalu dihitung jumlah koloni bakteri menggunakan colony counter. Hasil penelitian pada media MacConkey agar menunjukkan pemeriksaan segera rata-rata 84 x 103 CFU/ml, penundaan 1 jam suhu ruang rata-rata sebesar 343 x 103 CFU/ml, penundaan 1 jam suhu refrigerator rata-rata sebesar 88 x 103 CFU/ml. Hasil analisa data dengan uji One Way Anova menunjukkan p-value sebesar 0,001 yang berarti terdapat pengaruh waktu penundaan pemeriksaan sampel urine penderita diabetes melitus terhadap jumlah bakteri. Pada suhu rendah aktivitas pertumbuhan bakteri cenderung melambat namun tidak menghentikan aktivitas pertumbuhan bakteri sedangkan pada suhu ruang aktivitas bakteri jauh lebih cepat memasuki fase eksponensial.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Glukosa, Kultur Urine, Penundaan, Suhu |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions (tempat file akan disimpan): | D4 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Evrilia |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 02:42 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 02:42 |
| URI: | https://repo.stikeswiramedika.ac.id/id/eprint/498 |
